Rabu, 28 Agustus 2019

HAK – HAK ANAK DENGAN HIV AIDS DALAM PERSPEKTIF ISLAM


A.    Hak-hak ADHA
Deskripsi Masalah:
  • Dani (13 tahun) bukan nama sebenarnya adalah seorang Anak Dengan HIV AIDS (ADHA). Dani menjadi ADHA tertular dari ibunya. Ayah dan ibu Dani sudah cukup lama meninggal dunia. Kini Dani seorang ADHA yatim piatu. Dani hidup bersama Bawen neneknya di sebuah desa di Kebumen.
  •  Dani tersebut di atas sebenarnya sudah masuk sekolah di sebuah lembaga pendidikan tidak jauh dari desanya. Kebetulan Dani sakit agak lama sehingga dia lama juga tidak masuk sekolah. Setelah sembuh, Dani ingin masuk sekolah kembali, akan tetapi pihak lembaga pendidikan tempat Dani belajar menyarankan agar Dani sementara jangan bersekolah dulu. Padahal Dani ingin bersekolah lagi dan bercita-cita jadi masinis. Pihak keluarga jadi khawatir bahwa pihak lembaga pendidikan tempat Dani belajar itu mengetahui status Dani sebagai ADHA dan mengucilkan Dani.
  • Dani sekarang ini mendapatkan layanan obat, vitamin, dan susu dari rumah sakit. 

Bahwa status ADHA seperti Dani sebenarnya cukup banyak di tengah masyarakat pedesaan/perkotaan di berbagai wilayah di Indonesia. Dani bagaimana pun juga bagian dari warga masyarakatnya.
Pertanyaan:
  1. Apa hukumnya memelihara anak yatim/yatim piatu berstatus ADHA? Bagaimana hukumnya merawat anak/cucu yang berstatus ADHA? Apa kewajiban orangtua/kerabat/keluarga terhadap anggota keluarganya yang berstatus ADHA yatim/yatim piatu?

Rabu, 22 Februari 2017

BEGINI PANDUAN BERBUSANA MENURUT ISLAM



BEGINI PANDUAN BERBUSANA MENURUT ISLAM

Pertanyaan:
Assalamualaikum....ya ustadz..tolong jelaskan bagaimana wanita berhijab, apa lagi zaman sekarang banyak yang berpakaian tapi tampak aurat nya. Intinya bagiaman panduan dalam berbusana yang benar. suwun.....Wassalamu’alaikum.

Jawaban:
Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh….terima kasih telah berkunjung ke fanspage portal muslim beriman, semoga bisa semakin bermanfaat buat kita semua.

Islam begitu teliti dalam memberikan tuntunan cara hidup yang baik untuk manusia, dari hal yang paling sepele hingga urusan yang terbesar. Islam memberikan penjelasan yang sesuai dengan fitrah manusia dan mengantarkannya pada kemaslahatan jangka pendek atau jangka panjang, termasuk dalam hal berbusana.

Senin, 20 Februari 2017

MENGGELENG-GELENGKAN KEPALA SAAT DZIKIR.



MENGGELENG-GELENGKAN KEPALA SAAT DZIKIR.
Ternyata Sesuai Tuntunan Nabi Saw.


Pertanyaan:
Assalamu’alaikum ustadz….
Saya ada pertanyaan tentang dzikir.
Begini ustadz, umumnya orang islam kalau berdzikir itu sambil bergerak-gerak tubuhnya, khususnya kepala bergerak ke kanan dan kekiri. Trus saya pernah membaca dan mendengar dari seorang penceramah, tapai saya lupa namanya, yang intinya berdzikir dengan cara seperti itu tidak benar. Pertanyaan saya: apakah dzikir dengan menggelengkan kepala seperti itu memang ada tuntunannya dari Nabi? Mana yang lebih utama, berdzikir dengan diam atau sambil bergerak-gerak? Mohon penjelasanya,  terima kasih sebelumnya.
Wassalamu’alaikum….afandi di Jogja.

Jawaban:
Wa’alaikumussalam Warahmatullaahi Wabarakatuh.
Sahabat Afandi yang semoga dirahmati Allah….kami akan berusaha menjawab pertanyaan saudara secara sederhana namun ilmiah.

Pertanyaan pertama: Adakah tuntunannya menggeleng-gelengkan kepala saat dzikir?

PUISI GUS MUS: KAU INI BAGAIMANA??

PUISI GUS MUS: KAU INI BAGAIMANA?


Kau ini bagaimana
Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kapir
Aku harus bagaimana
Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai